Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Ekonomi Jerman diperkirakan pulih perlahan
Wednesday, 2 April 2025 12:16 WIB | ECONOMY |EUROPE

Ekonomi Jerman akan pulih dari periode pelemahan yang berkepanjangan dengan sangat lambat, tumbuh hanya 0,2% tahun ini, menurut perkiraan baru asosiasi bank Jerman, yang dilihat oleh Reuters pada hari Rabu.
Asosiasi tersebut sebelumnya memperkirakan pertumbuhan sebesar 0,7% untuk tahun ini dalam perkiraannya yang diterbitkan pada bulan September.
Ekonomi diperkirakan tidak akan pulih secara signifikan hingga tahun 2026, dengan pertumbuhan sebesar 1,4%, kata Asosiasi Bank Jerman.
Ekonomi Jerman telah mengalami kontraksi selama dua tahun berturut-turut dan prospeknya untuk tahun ini memburuk setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif sebesar 25% untuk kendaraan impor, yang diperkirakan akan sangat memukul produsen mobil Jerman.
Pada tahun 2026, dampak positif dari paket fiskal Jerman akan pertama kali tercermin dalam angka pertumbuhan, kata Heiner Herkenhoff, CEO Asosiasi Bank Jerman. "Namun, dengan reformasi yang kuat dan prospek kebijakan pajak yang kompetitif, pemerintahan baru dapat merangsang investasi lebih awal," kata Herkenhoff.
Kelompok tersebut khususnya mengkhawatirkan investasi perusahaan, yang diperkirakan akan menurun secara riil tahun ini.

"Bahkan peningkatan yang diharapkan sebesar 3,5% untuk tahun 2026 agak lemah dibandingkan dengan pemulihan sebelumnya," kata Herkenhoff, yang mencatat bahwa sebelum krisis utang negara Eropa, investasi perusahaan secara teratur meningkat dua digit dalam peningkatan ekonomi.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS